• Sampai Kapan Begini?

    Basah dan lembap, itulah nuansa bulan Desember dan Januari setiap tahun. Setidaknya itulah yang masih bisa dikatakan teratur menyambangi Indonesia terutama Pulau Jawa yang saya huni. Sebelum ini saya selalu berdoa untuk mendapatkan pekerjaan yang membuat saya tak perlu harus keluar rumah. Kalaupun keluar rumah…

    Read more

  • Beratnya Jadi ‘Househusband’ di Indonesia

    Dia yang dikomentari, saya yang ikut ‘naik darah’. Haha. Lho kok bisa? Ceritanya saya mengulir layar ponsel pagi ini dan menemukan konten si bapak satu ini. Rupanya dia seorang househusband. Ia pria beranak istri dengan istri yang bekerja di luar rumah dan dirinya menulis dan…

    Read more

  • Ongkos Berpihak di Sisi Sejarah yang ‘Benar’

    Iseng saya telepon seorang sahabat yang kini tinggal di daerah asalnya. Sebelumnya ia sudah bekerja dan mengais rupiah di Jakarta sebagai penulis wara (copywriter). Dulu ia berkelana ke mana-mana. Ditraktir perusahaan dan klien menginap di hotel, menghadiri acara-acara elit, dengan kenyamanan dan logistik yang melimpah…

    Read more

  • Mampu Bekerja di Bawah Tekanan, Syarat Pekerjaan yang Paling ‘Nggak Banget’

    Beberapa hari lalu saya diberitahu oleh seorang tetangga bahwa ia baru saja kembali dari Vietnam dengan sebuah cerita yang sangat menarik. Ia menyodorkan pada saya sebuah buku yang menceritakan kisah hidup seorang mata-mata terbaik di dunia dari Vietnam. Namanya Phạm Xuân Ẩn’s. Saya terpana mendengarkan…

    Read more

  • Creating Impact in 2025

    Kalau mau ngomong soal impact, sebenarnya agak risih juga karena kata satu ini sering dilontarkan di tengah diskusi dan press conference soal bisnis dan startup founders yang temanya muluk-muluk, selangit pokoknya. Saya kurang suka dengan sesuatu yang tidak membumi. Tapi ada kalanya kata-kata yang muluk-muluk…

    Read more

  • Film Pendek “Wahyu”: Di Mana Nontonnya dan Apa yang Menarik di Dalamnya? [SPOILER ALERT]

    Tadi pagi saya menonton sebuah film pendek berbahasa jawa timuran. Saya menontonnya dengan menggunakan platform klikfilm.com dan membayar 7000 dengan saldo GoPay. Sangat murah menurut saya. Dan itu berlaku sepuasnya untuk akses nonton film lain selama 7 hari tanpa jeda. Untuk film-film tahun lampau, aksesnya…

    Read more

  • Bagaimana Hidup dalam Masa Serba Krisis

    Salah satu pemengaruh pikiran yang saya sukai dan berpengaruh bagi diri saya adalah Fahruddin Faiz. Dosen filsafat ini kerap membagikan mutiara pemikir-pemikir dunia lewat kanal lapak_mjs di platform YouTube dan Spotify. Ia sanggup mengurai pemikiran kompleks untuk bisa dicerna dengan lebih baik oleh masyarakat awam…

    Read more

  • Apa Saja Demi Hidup Lebih Baik

    Kemarin saya iseng saja menghubungi sebuah UMKM lokal dan mengatakan ingin menulis soal bisnis kecilnya. Si pemilik ternyata sedang di lokasi dan saya pun menyatakan niat saya berbincang sebentar setelah menyantap dan membayar makanan. Saya ke sana bukan dalam kapasitas sebagai kreator konten yang bakal…

    Read more

  • Karena Kita Hidup Tak Cuma Sekali Ini Saja

    “Mengungkap Rahasia Hari Kemudian” seakan ditulis Imam Ghazali untuk menyanggah semboyan hidup masa kini “You Only Live Once” alias YOLO. Pemikiran YOLO banyak diadopsi orang modern untuk menjustifikasi gaya hidup mereka yang mengedepankan hedonisme dan materialisme. Tapi apakah memang pasti kita akan hidup sekali saja?…

    Read more

  • Kekecewaan Dahsyat

    Hari ini saya membaca newsletter salah satu penulis yang saya sukai, Elizabeth Gilbert. Saya berlangganan newsletternya yang bertajuk “Letters from Love”. Di sana ia secara rutin menulis newsletter seolah ia menulis surat kepada kami yang berlangganan. Salam pembukanya: “Dear Lovelets”. Seolah para pelanggan newsletternya adalah…

    Read more

Verified by MonsterInsights