154 Istilah Bahasa Korporat ala Anak Muda Tech Startup, Agensi, dan Digital Marketing Jaksel yang Kamu Perlu Tahu

laptop with news on the screen
Bahasa korporat ala anak muda industri tech, agensi dan kreatif di Jaksel memang berbeda. (Photo by Jane Trang Doan on Pexels.com)

Baru-baru ini saya menemukan beberapa konten instagram reels yang menggelitik. Jika sebelumnya bahasa gaul Jaksel sudah diangkat oleh Oza Rangkuti, sekarang ada Lutfi Afansyah yang menggunakan topik bahasa harian anak muda.

Tapi uniknya bahasa gaul ini cuma berlaku di kalangan anak muda pekerja tech startup, technology information, marketing, sales, advertisement, product and business development, agensi, dan digital marketing sebagai topik utama konten-konten terbarunya. Bahkan ada yang berkata bahasa ini juga masuk ke pekerja gen Z yang bergerak di industri jasa, perhotelan, dan korporasi besar.

Saya kemudian menjadi ‘gatal’ untuk menuliskan sederet kosakata tersebut dan memberikan penjelasan mengenai makna tiap ujaran ini. Ada yang maknanya masih sesuai aslinya (dari bahasa Inggris tentunya) dan ada yang sudah dipuntir dan terdistorsi sehingga berubah dan beradaptasi sesuai konteks dan kebutuhan sosial anak-anak muda pekerja kreatif dan digital ini.

Kalau dikatakan saya menjadi bagian dari circle atau lingkaran orang-orang yang berbicara lancar dengan lingo atau bahasa gaul jenis ini, tidak juga. Saya tidak secara aktif menggunakannya kecuali jika saya berada di lingkungan dan bersama orang-orang yang ada di industri tersebut.

Konten soal bahasa corporate Jaksel ini menuai reaksi gemas dari warganet.

Untuk Anda yang masih bertanya-tanya soal arti tiap ujaran yang terkesan alien tersebut tulisan ini saya dedikasikan.

 Berikut adalah daftar kata/istilah yang disebutkan dalam tulisan ini:

  1. 360 PR
  2. Achieve
  3. Acquisition
  4. Account executive
  5. Actually
  6. Added value
  7. Additional
  8. Adjust
  9. Again and again
  10. Agile
  11. Aim
  12. Align / alignment
  13. Approve / Approval
  14. As per our last email/discussion
  15. Aware
  16. Based on our (latest/last) feedback
  17. BAU (business as usual)
  18. BOD
  19. Break down
  20. Bisa dibantu…?
  21. Back to back
  22. Best effort
  23. Best practice
  24. Bola
  25. Bottleneck
  26. Blue ocean strategy
  27. By the end of the day (EOD)
  28. Cabut dulu ya
  29. Call to action (CTA)
  30. Can I have a say in this?
  31. Circulate
  32. Circle back
  33. Clash
  34. Compliance
  35. Concern
  36. Core values
  37. Cross functional team
  38. Dari aku cukup
  39. Deliverables
  40. Deep dive
  41. Digoyang
  42. Dikejar banget
  43. Dirimu
  44. Drill down
  45. DP (Display Picture)
  46. Elevator pitch
  47. End-year review
  48. Engagement
  49. Enhance
  50. First half of the day
  51. First thing tomorrow morning
  52. Forecast
  53. Geser
  54. Get back to you
  55. Get it
  56. Go extra miles
  57. Gong
  58. Growth hacking
  59. Hai kak / hi kak
  60. Hanupis
  61. Hands-on
  62. Huddle
  63. Hu’um
  64. Invite
  65. Ideation
  66. Initiate ideation
  67. Inquiries (enquiries)
  68. I see (IC)
  69. Ikigai
  70. Justification
  71. Kak
  72. Kindly check
  73. Kindly need your help
  74. Kindly reminder
  75. Last update by today
  76. Legal team
  77. Layoff
  78. Lookalike audience
  79. Mandatory
  80. Milestone
  81. Noted
  82. OOT (out of topic)
  83. Ongoing project
  84. PIC (Person in Charge)
  85. Pivot
  86. Procurement
  87. Public relations
  88. Push
  89. Pitch in
  90. On the same page
  91. On cloud
  92. OKR (objectives and key results)
  93. Owning
  94. Outing
  95. Pain point
  96. Parallel
  97. Punten / pun10
  98. Proof of concept
  99. Please double check
  100. Implementasi
  101. In progress
  102. Jump in
  103. Maximum effort
  104. MoM (minutes of meeting)
  105. Minor revision
  106. Move the needle
  107. Navigate concerns
  108. Escalate
  109. Sync up
  110. Follow up
  111. Possible
  112. Back down
  113. Cover all options
  114. PIP (Performance Improvement Plan)
  115. Pivot
  116. Reschedule
  117. Regroup
  118. Retargeting
  119. Role
  120. Scalability / scaleability
  121. Sick leave
  122. Silver lining
  123. Strategic decision
  124. Sundul
  125. On point
  126. On process
  127. Optimalization
  128. On call
  129. Make sure
  130. Q1 / Q2 / Q3 / Q4
  131. Raise issues
  132. Since
  133. Slate
  134. Standup
  135. Storyline
  136. Submit
  137. Summary
  138. Sundul
  139. Subordinate
  140. Seamless integration
  141. Take over
  142. Take down
  143. Tektokan
  144. Tight budget
  145. Tone down
  146. Touch base
  147. Townhall
  148. Turn out
  149. Tweak
  150. Understandable
  151. Unique selling point (USP)
  152. Well aware
  153. Well received
  154. Win-win solution

Mari kita kupas satu persatu.

”360 PR”

Sebenarnya ini adalah sebuah istilah/ terminologi dalam dunia kehumasan (public relations). Artinya satu jenis pendekatan kehumasan yang menggabungkan antara pemasaran (marketing) dan kehumasan dengan tujuan akhir untuk mempromosikan sebuah jenama atau brand di sebuah industri. 

Dengan demikian, kalau Anda bukan profesional di bidang kehumasan, bisa dimaklumi jika Anda tidak paham definisi ini. 

Tapi dalam bahasa sederhananya, makna konsep 360 PR adalah bahwa kampanye kehumasan apapun harus bisa menyampaikan pesan utama (key message) ke kelompok sasaran (target audience) melalui berbagai kanal informasi yang tersedia misalnya lewat media sosial, media cetak, publikasi dan media daring (online publication/ media).

“Achieve”

Dalam bahasa Indonesia, maknanya adalah mencapai atau meraih. Dalam bahasa korporat kekinian, maknanya kurang lebih masih sama.

Contoh kalimatnya bisa berupa: “Kita harus achieve goal di Q1 ini ya guys yaaa.”

”Acquisition”

Berdasarkan kamus, definisi acquisition adalah akuisisi atau pemerolehan. 

“Account executive”

Dalam dunia advertising, biasanya account executive adalah orang-orang yang ditugasi untuk menjadi jembatan komunikasi antara pihak klien/ korporasi yang lebih besar dan pihak tim internal agensi/ pihak ketiga.

Mereka ini menjadi penjaga gawang jalur komunikasi agar tidak terjadi salah paham dan menjaga ketertiban alur pengerjaan atau workflow pelaksanaan sebuah proyek. 

Account executive biasanya juga adalah kelompok orang yang gemar dan sering menggunakan ragam bahasa korporat Jaksel satu ini.

”Actually”

Bisa digunakan untuk mengganti kata “sebenarnya” atau “pada kenyataannya” dalam pembicaraan. Tapi di sini kadang seseorang ingin terdengar lebih sophisticated dan lancar berbahasa Inggris jadi kata ini bisa diselipkan secara bebas saja meski tentu saja jika over dosis bisa membosankan orang yang mendengarkannya.

”Added value”

Bisa diartikan secara literal ke dalam bahasa Indonesia menjadi “nilai tambah”. Maknanya secara spesifik ialah hal-hal yang sebenarnya tidak diharuskan ada tetapi pihak yang mengerjakan menambahkannya sebagai poin plus untuk memudahkan pihak lain yang memberi tugas. 

”Additional”

Artinya hal-hal yang bersifat “tambahan” atau “ekstra”. Misalnya “additional request”.

”Adjust”

Sinonim lainnya adalah “beradaptasi” tetapi di sini artinya sedikit bergeser menjadi “mengubah” atau “mengedit” atau “merevisi” hasil pekerjaan yang sudah dikirimkan.

“Again and again”

Ujaran ini lebih bersifat penekanan. Apalagi jika kita merasa bahwa pihak lain tidak kunjung memahami sebuah poin utama pembicaraan yang seharusnya ia pahami karena begitu vital bagi kelancaran jalannya sebuah proyek.

”Agile”

Sebuah kata yang arti aslinya adalah “lincah/ gesit” tetapi di sini artinya agak sedikit bergeser menjadi “cepat, responsif, cekatan” alias “sat set”.

”Aim”

Sebuah kata kerja sekaligus kata benda juga yang juga masih mempertahankan makna yang aslinya di bahasa Inggris. Artinya “tujuan”.

”Align” / “alignment”

Tak cuma soal yoga, di bahasa korporat Jaksel juga ada istilah ini, yang artinya tentu saja agak berbeda yakni penyelarasan atau keselarasan pemikiran antara berbagai pihak yang terlibat dalam sebuah pekerjaan atau proyek. Misalnya “Kita coba align lagi nanti sama atasan aku ya, kak.”

”Approve” dan ”Approval”

Keduanya masih berkaitan dalam hal makna. Yang pertama adalah kata kerjanya “menyetujui/ menyepakati/ meneken” dan yang kedua “persetujuan/ kesepakatan/ penandatanganan”. Contohnya “Kita tunggu approval dari bos dulu yahhh.” 

”Storyline”

Artinya adalah rancangan alur sebuah konten. Bisa berupa konten video TikTok, YouTube atau reels Instagram. Alur ini harus direncanakan matang agar tujuan pembuatan konten tercapai dan tetap menarik orang sehingga mau menontonnya hingga selesai dan bahkan menyimpan dan menyebarkannya ke pengguna media sosial lain.

“Townhall” 

Kata ini mengacu pada jenis pertemuan besar yang biasanya melibatkan pejabat publik atau politisi yang ingin berdialog secara terbuka dengan masyarakat luas di sekitarnya. 

Namun, di konteks komunikasi korporat Jaksel yang dominan startup dan agensi, ada pergeseran makna menjadi pertemuan besar yang wajib dihadiri semua orang termasuk jajaran chief officers di sebuah perusahaan yang biasanya membahas soal-soal penting yang harus diketahui semua orang dalam organisasi. Misalnya adanya perubahan kebijakan atau PHK (layoff) massal.

”Turn out”

Artinya “berubah” atau “akhirnya”. Misalnya “Makasih ya kak partnership kontennya kemarin. Turns/turned out engagement rate-nya oke banget!”

”Tweak”

Kata ini artinya “memperbaiki sesuatu dengan memberikan penyesuaian minor”. Jadi jika ada permohonan revisi apapun yang melibatkan kata ini, Anda bisa agak lega karena perubahannya cuma sedikit. Sifat revisinya tidak besar-besaran apalagi harus mengerjakan dari awal lagi. Bisa jadi cuma mengubah satu kata atau kalimat (jika itu pekerjaan copywriting) atau perubahan gradasi warna (jika itu pekerjaan desainer grafis).

”Understandable” (paham banget)

Kata ini bisa dianggap persis dengan “well aware”. Ia menunjukkan bahwa si pembicara mengakui dan menyetujui hal yang disampaikan oleh si lawan bicara. 

”Unique selling point”

Sering disingkat USP, istilah ini merujuk pada satu poin atau fitur dalam sesuatu yang mendorong orang untuk memilikinya (baca: membeli dan menggunakannya). 

Baca versi lengkap mini glosarium bahasa korporat jaksel ini dengan mengklik link berikut ini: https://lynk.id/akhlisp/. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights