{"id":627,"date":"2025-01-04T13:20:13","date_gmt":"2025-01-04T06:20:13","guid":{"rendered":"https:\/\/akhliswrites.com\/?p=627"},"modified":"2025-02-16T16:23:56","modified_gmt":"2025-02-16T09:23:56","slug":"bukanlah-core-muscles-inilah-kunci-utama-inversion","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/2025\/01\/04\/bukanlah-core-muscles-inilah-kunci-utama-inversion\/","title":{"rendered":"Bukanlah Core Muscles, Inilah Kunci Utama Inversion"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada sebuah pertanyaan soal headstand dari seseorang di media sosial. Kira-kira begini inti pertanyaannya: &#8220;Apakah kunci yang terpenting dalam handstand? Karena saya sudah mencoba tapi saat mengangkat kaki ke atas, selalu tidak bisa.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu seseorang yang lain menjawab. Menurutnya, itu berarti kekuatan otot inti (<em>core muscles<\/em>) si pelaku headstand masih lemah.<\/p>\n\n\n\n<p>Jawaban soal kekuatan otot inti (<em>core strength<\/em>) sebagai satu kunci utama keberhasilan inversion poses sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun, sayangnya juga kurang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sinilah kita perlu memahami bahwa jawabannya bukan sesederhana YA atau TIDAK. Jika Anda cuma berharap jawabannya sesederhana itu, setop membaca di sini karena Anda akan bosan dengan tulisan ini.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/2025\/01\/04\/bukanlah-core-muscles-inilah-kunci-utama-inversion\/#Core_Penting_Tapi_Bukan_Kunci_Utama\" >Core Penting Tapi Bukan Kunci Utama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/2025\/01\/04\/bukanlah-core-muscles-inilah-kunci-utama-inversion\/#Tergantung_Teknik_Entry\" >Tergantung Teknik Entry<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Core_Penting_Tapi_Bukan_Kunci_Utama\"><\/span>Core Penting Tapi Bukan Kunci Utama<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebenarnya penjelasan saya ini selaras dengan apa yang dikatakan oleh Jenni Rawlings, seorang guru yoga yang lebih mengutamakan pendekatan sains terhadap alignment dan teknik asana yoga daripada dogma-dogma yang ditandai dengan &#8220;kata guru&#8221;. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai pembelajar kita memang susah untuk terlepas dari pengaruh guru kita tapi akan selalu lebih baik jika kita bisa bersikap skeptis dan kritis. &#8220;Apa iya benar begitu?&#8221; kira-kira pertanyaan itulah yang saya lontarkan dalam kepala. Terapkan dan rasakan dulu di badan kita saat latihan baru kemudian mengiyakan. Memang susah tapi perlu.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kembali ke pembahasan soal kunci utama inversion. Dalam tulisannya yang berjudul <strong><a href=\"https:\/\/jennirawlingsblog.com\/blog\/do-you-need-a-strong-core-for-handstand\">&#8220;Do You Need a Strong Core for Handstand<\/a><\/strong>?&#8221;, Rawlings menyatakan bahwa meskipun banyak yang mengajarkan bahwa kekuatan core (otot inti) adalah kunci untuk handstand, Rawlings berpendapat <strong>kekuatan otot inti bukanlah kunci utama<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara biomekanik, handstand membutuhkan aktivasi seluruh otot tubuh. Namun, core (otot perut bagian depan) sebenarnya tidak bekerja melawan resistensi yang besar karena torso berada dalam posisi vertikal terhadap gravitasi. Yang benar-benar bekerja keras melawan resistensi adalah bahu dan tubuh bagian atas, ungkap Rawlings.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun demikian, core tetap memiliki peran penting. Saat handstand, tubuh cenderung membentuk lengkungan seperti pisang (banana shape). Supaya garis badan bisa lurus 100%, kita harus menggunakan kekuatan otot inti badan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tergantung_Teknik_Entry\"><\/span><strong>Tergantung Teknik Entry<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Lain halnya jika seseorang melakukan teknik handstand press, yang memang mengharuskan gerakan yang terkendali dan kekuatan otot inti yang lebih baik dari rata-rata.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski pose &#8220;banana&#8221; tidak berbahaya, kebanyakan orang lebih suka mempertahankan garis lurus. Untuk menahan agar tidak melengkung dan mempertahankan garis lurus, dibutuhkan kerja core. Jadi, diperlukan kekuatan core dasar untuk mencapai bentuk handstand yang ideal.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengecualian berlaku untuk handstand press &#8211; variasi handstand tanpa momentum di mana seseorang melipat tubuh ke depan dan mengangkat kaki ke posisi handstand dengan gerakan terkontrol. Dalam gerakan ini, kekuatan core memang sangat penting dan bisa dianggap sebagai faktor kunci.<\/p>\n\n\n\n<p>Klik link berikut ini untuk membaca penjelasan selengkapnya mengenai<a href=\"http:\/\/lynk.id\/akhlisp\/9XKy9L0\"> FONDASI 3 POSE INVERSION.<\/a> (*\/)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"752\" src=\"https:\/\/akhliswrites.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Screenshot-2025-01-04-at-13.11.41-1024x752.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-628\" srcset=\"https:\/\/akhliswrites.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Screenshot-2025-01-04-at-13.11.41-1024x752.png 1024w, https:\/\/akhliswrites.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Screenshot-2025-01-04-at-13.11.41-300x220.png 300w, https:\/\/akhliswrites.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Screenshot-2025-01-04-at-13.11.41-768x564.png 768w, https:\/\/akhliswrites.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Screenshot-2025-01-04-at-13.11.41.png 1038w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Otot-otot bagian badan atas, meliputi lengan, bahu dan punggung atas. (Foto: Pinterest.com)<\/figcaption><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada sebuah pertanyaan soal headstand dari seseorang di media sosial. Kira-kira begini inti pertanyaannya: &#8220;Apakah kunci yang terpenting dalam handstand? Karena saya sudah mencoba tapi saat mengangkat kaki ke atas, selalu tidak bisa.&#8221; Lalu seseorang yang lain menjawab. Menurutnya, itu berarti kekuatan otot inti (core muscles) si pelaku headstand masih lemah. Jawaban soal kekuatan otot [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[373,374,375,376,377,378],"class_list":["post-627","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-yoga","tag-kunci-handstand","tag-kunci-headstand","tag-kunci-pincha-mayurasana","tag-teknik-handstand","tag-teknik-inversion-poses","tag-teknik-pincha-mayurasana"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/627","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=627"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/627\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":679,"href":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/627\/revisions\/679"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=627"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=627"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/akhliswrites.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=627"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}